Sindrom Metabolik

 

SINDROM METABOLIK
AWAL PERJALANAN PENYAKIT DEGENERATIF

 

Umumnya sebelum seseorang menderita atau mengalami penyakit degeneratif, ada suatu gejala yang mengarah kepada penyakit tersebut namun sering kali terabaikan. Kumpulan gejala itu dikenal dengan istilah sindrom metabolik. Sindrom metabolik dapat diartikan sebagai kondisi dimana seseorang mengalami tekanan darah tinggi, kegemukan, kadar gula darah tinggi dan kadar lemak darah tidak normal.

Sindrom metabolic atau sindrom x ini tidak muncul secara tiba-tiba namun melalui proses panjang dan perlahan. Hal ini merupakan hasil akhir dari pola makan yang tidak sehat dengan kandungan gula dan lemak yang tinggi dalam makanan.

Untuk mendeteksi Sindrom metabolik, perlu dilakukan dengan dua cara yaitu pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium. Yang termasuk pemeriksaan fisik yaitu pengukuran Lingkar Pinggang dan Tekanan Darah. Sedangkan pemeriksaan laboratorium meliputi Pemeriksaan Glukosa Darah, Kolesterol HDL, Trigliserida, Adiponektin.

 

Kumpulan Gejala Sindrom Metabolik.

Kumpulan gejala pada sindrom metabolik (menurut IDF/International Diabetes Federation, 2005) :

Obesitas (Lingkar perut lebih dari 90 cm untuk pria dan lebih dari 80 cm untuk wanita) dan disertai 2 dari 4 faktor berikut :

1. Trigliserida ≥ 150 mg/dl
2. Kolesterol HDL < 40 mg/dl (pria), < 50 mg/dl (wanita)
3. Hipertensi (Tekanan darah : sistolik ≥130 mmHg, diastolik ≥ 85 mmHg)
4. Glukosa darah puasa ≥ 100 mg/dl

BAGIKAN